Bismillahirrahmanirrahim
Ta'aruf sering diartikan dengan "perkenalan", kalau dihubungkan dengan pernikahan berarti ta'aruf adalah proses saling mengenal antara calon laki-laki dan perempuan sebelum proses khitbah dan pernikahan. Karena itu perbincangan dalam ta'aruf menjadi sesuatu yang penting sebelum melangkah ke proses selanjutnya. Pada tahapan ini,,setiap calon pasangan dapat saling mengukur diri,cocok gak yah dengan kita,,trus apa aja sih yang diungkapkan kepada sang calon saat ta'aruf ??
1. Keadaan keluarga
Jelasin ke calon pasangan tentang anggota keluarga masing-masing, berapa jumlah sodara, anak ke berapa,gimana tingkat pendidikan, pekerjaan, dll. Bukanapa-apa, siapa tahu dapat calon suami yang anak tunggal, bokap ama nyokap kaya 7 turunan, sholat dan ibadahnya bagus banget, guanteng abis, lagi kuliah di Jepang (ehm), pokoknya selangit deh! Kalo ketemu tipe begini, sebelum dia atau mediatornya selesai ngomong langsung kasih kode, panggil ortu ke dalam bentar, lalu bilang "Abi, boljug tuh kaya' ginian jangan dianggurin nih. Moga-moga gak lama lagi angsung dikhitbah ya Bi, kan bisa diajak ke Jepang!" Lho? :D
dimana2 orang tua kita pasti melihat keluarga sang calon dulu deh, maybe bagi kita tidak...ini sebagai jalan agar ortu kita merestui juga...hehehe:D
2. Harapan dan prinsip hidup
setiap pasangan pasti berharap ketika berumahtangga nanti pengen jadi keluarga sakinah ma waddah wa rahmah...dan yakinkan sang calon laki2 menjadi imam yang sesungguhnya,,ibarat nakhoda yang mengendarai kapal di laut...jangan hanya janji2nya saja,,,apalagi janji2 kita disaksikan oleh Allah dan malaikat...
mudah2an sang calon pasangan memiliki satu visi yah,,,dan berpegang pada prinsip hiduo yang sama...pd pedoman kitab Al Qur'an dan As-Sunnah...dan moga2 makin dekat dengan Allah yah :D amin.
3. Kesukaan dan yang tidak disukai
dijelaskan aja apa yang tidak disukai dan disukai...misalnya sang calon laki2 suka makan pedes2 tapi si perempuannya tidak suka,,,atau apalah itu..kita terima saja..selanjutnya terserah anda,,mau melanjutkan atau tidak..hehe
Semua ini menjadi lebih mudah dilakukan karena telah dijelaskan saat ta'aruf. Namun harus diingat, menikah itu bukan untuk merubah pasangan lho, namun juga lantas bukan bersikap seolah-olah belum menikah. Perubahan sikap dan kepribadian dalam tingkat tertentuwajar aja-kan? Dan juga hendaknya perubahan yang terjadi adalah natural, tidak saling memaksa. :D
4. Ketakwaan calon pasangan
inilah tahap yang paling terpenting menurutku,,ketakwaan seseorang menjadi prioritas tertinggi. ketakwaan disini adalah ketaaatan terhadap Allah SWT lho,,,bukan nilai 'KETAKutan WAlimahAN' :D Karena apabila seorang lelaki senang, ia akan menghormati istrinya, dan jika ia tidak menyenanginya, ia tidak suka berbuat zalim kepadanya. Gimana dong caranya untuk melihat lelaki itu bertakwa
atau tidak? Tanyakan kepada orang-orang yang dekat dengan dirinya, misalnya kerabat dekat, tetangga
dekat, atau sahabatnya tentang ketaatannya menjalankan ketentuan pokok yang menjadi rukun Iman dan Islam dengan benar. Misalnya tentang sholat 5 waktu, puasa Ramadhan, atau pula gimana sikapnya kepada tetangga atau orang yang lebih tua, dan lain-lain. Apalagi bila lelaki itu juga rajin melakukan ibadah sunnah, wah...yang begini ini nih, 'calon suami kesayangan Allah dan
mertua :D
ingat !! (untuk diriku juga) ta'aruf itu hanya proses mengenal,, belum ada ikatan apa2 didalamnya untuk kelak pasti akan menikah kecuali sudah melakukan proses khitbah itu baru ada ikatan mengarah pernikahan. :D
kadang jadi penyakit juga sih krn alasan 'kan masih mau ta'aruf dulu"..uhhh mana ta'arufnya banyak banged,,sana-sini ta'aruf...udeeeee eeee,,malah yang ada makin bingung sendiri toh,
apabila hukum pernikahan seorang laki-laki telah masuk kategori wajib, dan segalanya pun telah terencana dengan baik dan matang..
semoga kita (bagi yang belum menemukan jodoh atau sedang dalam tahap mencari) segera dipertemukan dengan pasangan hidup, dikumpulkan dalam kebaikan, kebahagiaan, kemesraan, canda tawa yang tiada putus2nya menghiasi rongga kehidupan rumah tangga. kalaupun nanti ada airmata yang menetes,,semoga itu tanda air mata kebahagiaan, tanda kesyukuran kepada Allah SWT,,karena Dia telah memberikan pasangan hidup yang selalu bersama mengharapp keridhoan-Nya. amin allahumma amin..
Barakallahulaka barakallahu'alaika wajama'a bainakuma fii khairin.
Wallahu a'lam bishowab,.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar